Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Agustus 2012

Manfaat Puasa Syawal Bagaikan Puasa Setahun Penuh

manfaat-fadilah-faedah-kegunaan-keutamaan-keuntungan-tatacara-petunjuk-puasa-syawal Alhamdulillah, kita sampai di hari raya Idul Fitri 1 syawal 1433 H. Kita sudah saling bermaafan dengan keluarga ,Saudara,tetangga dosa-dosa kita niscaya sudah lebur seiring dengan hari nan Fitri.Ada satu amalan yang sangat di anjurkan untuk di laksanakan di bulan Syawal yaitu Puasa Syawal. Ada lima faedah atau keutamaan Puasa Syawal yaitu : 1. Puasa syawal akan menggenapkan ganjaran berpuasa setahun penuh. Nabi Muhammad SAW bersabda : Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.
Para ulama mengatakan bahwa berpuasa seperti setahun penuh asalnya karena setiap kebaikan semisal dengan sepuluh kebaikan yang semisal. Bulan Ramadhan (puasa sebulan penuh, -pen) sama dengan (berpuasa) selama sepuluh bulan (30 x 10 = 300 hari = 10 bulan) dan puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan (berpuasa) selama dua bulan (6 x 10 = 60 hari = 2 bulan). Jadi seolah-olah jika seseorang melaksanakan puasa Syawal dan sebelumnya berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, maka dia seperti melaksanakan puasa setahun penuh. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah SAW : "Barangsiapa berpuasa enam hari setelah Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh." [Barangsiapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal]. Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan semisal dan inilah balasan kebaikan yang paling minimal. Inilah nikmat yang luar biasa yang Allah berikan pada umat Islam.
Cara melaksanakan puasa Syawal adalah: Puasanya dilakukan selama enam hari. Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fitri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal. Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan. Usahakan untuk menunaikan qodho puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa setahun penuh. Dan ingatlah puasa Syawal adalah puasa sunnah sedangkan qodho Ramadhan adalah wajib. Sudah semestinya ibadah wajib lebih didahulukan daripada yang sunnah. Ada beberapa ulama yang menganjurkan untuk Puasa Syawal terlebih dahulu karena puasa Syawal terbatas oleh waktu yaitu hanya di bulan Syawal sedangkan untuk Qodho' bisa di lakukan sampai bulan Sya'ban yang akan datang. 2. Puasa syawal seperti halnya shalat sunnah rawatib yang dapat menutup kekurangan dan menyempurnakan ibadah wajib. Yang dimaksudkan di sini bahwa puasa syawal akan menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada pada puasa wajib di bulan Ramadhan sebagaimana shalat sunnah rawatib yang menyempurnakan ibadah wajib. Amalan sunnah seperti puasa Syawal nantinya akan menyempurnakan puasa Ramadhan yang seringkali ada kekurangan di sana-sini. Inilah yang dialami setiap orang dalam puasa Ramadhan, pasti ada kekurangan yang mesti disempurnakan dengan amalan sunnah. 3. Melakukan puasa syawal merupakan tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan. Jika Allah subhanahu wa ta ala menerima amalan seorang hamba, maka Dia akan menunjuki pada amalan sholih selanjutnya. Jika Allah menerima amalan puasa Ramadhan, maka Dia akan tunjuki untuk melakukan amalan sholih lainnya, di antaranya puasa enam hari di bulan Syawal.Hal ini diambil dari perkataan sebagian salaf: "Di antara balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya dan di antara balasan kejelekan adalah kejelekan selanjutnya. " Ibnu Rajab menjelaskan hal di atas dengan perkataan salaf lainnya, Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan. Renungkanlah! Bagaimana lagi jika seseorang hanya rajin shalat di bulan Ramadhan (rajin shalat musiman), namun setelah Ramadhan shalat lima waktu begitu dilalaikan? Pantaskah amalan orang tersebut di bulan Ramadhan diterima?! Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts Ilmiyyah wal Ifta (komisi fatwa Saudi Arabia) mengatakan, Adapun orang yang melakukan puasa Ramadhan dan mengerjakan shalat hanya di bulan Ramadhan saja, maka orang seperti ini berarti telah melecehkan agama Allah. (Sebagian salaf mengatakan), Sejelek-jelek kaum adalah yang mengenal Allah (rajin ibadah, pen) hanya pada bulan Ramadhan saja. Oleh karena itu, tidak sah puasa seseorang yang tidak melaksanakan shalat di luar bulan Ramadhan. Bahkan orang seperti ini (yang meninggalkan shalat) dinilai kafir dan telah melakukan kufur akbar, walaupun orang ini tidak menentang kewajiban shalat. Orang seperti ini tetap dianggap kafir menurut pendapat ulama yang paling kuat. Hanya Allah yang memberi taufik. 4. Melaksanakan puasa syawal adalah sebagai bentuk syukur pada Allah. Nikmat apakah yang disyukuri? Yaitu nikmat ampunan dosa yang begitu banyak di bulan Ramadhan. Bukankah kita telah ketahui bahwa melalui amalan puasa dan shalat malam selama sebulan penuh adalah sebab datangnya ampunan Allah, begitu pula dengan amalan menghidupkan malam lailatul qadr di akhir-akhir bulan Ramadhan?! Ibnu Rajab mengatakan, Tidak ada nikmat yang lebih besar dari pengampunan dosa yang Allah anugerahkan. Sampai-sampai Nabi shallallahu alaihi wa sallam pun yang telah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan akan datang banyak melakukan shalat malam. Ini semua beliau lakukan dalam rangka bersyukur atas nikmat pengampunan dosa yang Allah berikan. Ketika Nabi shallallahu alaihi wa sallam ditanya oleh istri tercinta beliau yaitu Aisyah radhiyallahu anha mengenai shalat malam yang banyak beliau lakukan, beliau pun mengatakan : "Tidakkah aku senang menjadi hamba yang bersyukur? " Begitu pula di antara bentuk syukur karena banyaknya ampunan di bulan Ramadhan, di penghujung Ramadhan (di hari Idul fithri), kita dianjurkan untuk banyak berdzikir dengan mengangungkan Allah melalu bacaan takbir Allahu Akbar . Ini juga di antara bentuk syukur sebagaimana Allah Ta ala berfirman: " Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu bertakwa pada Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al Baqarah: 185)" Begitu pula para salaf seringkali melakukan puasa di siang hari setelah di waktu malam mereka diberi taufik oleh Allah untuk melaksanakan shalat tahajud. Ingatlah bahwa rasa syukur haruslah diwujudkan setiap saat dan bukan hanya sekali saja ketika mendapatkan nikmat. Namun setelah mendapatkan satu nikmat, kita butuh pada bentuk syukur yang selanjutnya. Ada ba it sya ir yang cukup bagus: Jika syukurku pada nikmat Allah adalah suatu nikmat, maka untuk nikmat tersebut diharuskan untuk bersyukur dengan nikmat yang semisalnya . Ibnu Rajab Al Hambali menjelaskan, Setiap nikmat Allah berupa nikmat agama maupun nikmat dunia pada seorang hamba, semua itu patutlah disyukuri. Kemudian taufik untuk bersyukur tersebut juga adalah suatu nikmat yang juga patut disyukuri dengan bentuk syukur yang kedua. Kemudian taufik dari bentuk syukur yang kedua adalah suatu nikmat yang juga patut disyukuri dengan syukur lainnya. Jadi, rasa syukur akan ada terus sehingga seorang hamba merasa tidak mampu untuk mensyukuri setiap nikmat. Ingatlah, syukur yang sebenarnya adalah apabila seseorang mengetahui bahwa dirinya tidak mampu untuk bersyukur (secara sempurna). Faedah kelima: Melaksanakan puasa syawal menandakan bahwa ibadahnya kontinu dan bukan musiman saja. Amalan yang seseorang lakukan di bulan Ramadhan tidaklah berhenti setelah Ramadhan itu berakhir. Amalan tersebut seharusnya berlangsung terus selama seorang hamba masih menarik nafas kehidupan. Sebagian manusia begitu bergembira dengan berakhirnya bulan Ramadhan karena mereka merasa berat ketika berpuasa dan merasa bosan ketika menjalaninya. Siapa yang memiliki perasaan semacam ini, maka dia terlihat tidak akan bersegera melaksanakan puasa lagi setelah Ramadhan karena kepenatan yang ia alami. Jadi, apabila seseorang segera melaksanakan puasa setelah hari ied, maka itu merupakan tanda bahwa ia begitu semangat untuk melaksanakan puasa, tidak merasa berat dan tidak ada rasa benci. Ada sebagian orang yang hanya rajin ibadah dan shalat malam di bulan Ramadhan saja, lantas dikatakan kepada mereka: " Sejelek-jelek orang adalah yang hanya rajin ibadah di bulan Ramadhan saja." Sesungguhnya orang yang sholih adalah orang yang rajin ibadah dan rajin shalat malam sepanjang tahun. Ibadah bukan hanya di bulan Ramadhan, Rajab atau Sya ban saja. Asy Syibliy pernah ditanya, Bulan manakah yang lebih utama, Rajab ataukah Sya ban? Beliau pun menjawab, Jadilah Rabbaniyyin dan janganlah menjadi Sya baniyyin. Maksudnya adalah jadilah hamba Rabbaniy yang rajin ibadah di setiap bulan sepanjang tahun dan bukan hanya di bulan Sya ban saja. Kami kami juga dapat mengatakan, Jadilah Rabbaniyyin dan janganlah menjadi Romadhoniyyin. Maksudnya, beribadahlah secara kontinu (ajeg) sepanjang tahun dan jangan hanya di bulan Ramadhan saja. Semoga Allah memberi taufik. Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin Aisyah mengenai amalan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal? Aisyah menjawab: Beliau tidak mengkhususkan waktu tertentu untuk beramal. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (ajeg). Amalan seorang mukmin barulah berakhir ketika ajal menjemput. Al Hasan Al Bashri mengatakan, Sesungguhnya Allah Ta ala tidaklah menjadikan ajal (waktu akhir) untuk amalan seorang mukmin selain kematian. Lalu Al Hasan membaca firman Allah: " Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al yaqin (yakni ajal). (QS. Al Hijr: 99)". Ibnu Abbas, Mujahid dan mayoritas ulama mengatakan bahwa al yaqin adalah kematian. Dinamakan demikian karena kematian itu sesuatu yang diyakini pasti terjadi. Az Zujaaj mengatakan bahwa makna ayat ini adalah sembahlah Allah selamanya. Ahli tafsir lainnya mengatakan, makna ayat tersebut adalah perintah untuk beribadah kepada Allah selamanya, sepanjang hidup. Sebagai penutup, perhatikanlah perkataan Ibnu Rajab berikut, Barangsiapa melakukan dan menyelesaikan suatu ketaaatan, maka di antara tanda diterimanya amalan tersebut adalah dimudahkan untuk melakukan amalan ketaatan lainnya. Dan di antara tanda tertolaknya suatu amalan adalah melakukan kemaksiatan setelah melakukan amalan ketaatan. Jika seseorang melakukan ketaatan setelah sebelumnya melakukan kejelekan, maka kebaikan ini akan menghapuskan kejelekan tersebut. Yang sangat bagus adalah mengikutkan ketaatan setelah melakukan ketaatan sebelumnya. Sedangkan yang paling jelek adalah melakukan kejelekan setelah sebelumnya melakukan amalan ketaatan. Ingatlah bahwa satu dosa yang dilakukan setelah bertaubat lebih jelek dari 70 dosa yang dilakukan sebelum bertaubat. & Mintalah pada Allah agar diteguhkan dalam ketaatan hingga kematian menjemput. Dan mintalah perlindungan pada Allah dari hati yang terombang-ambing. Semoga Allah senantiasa memberi taufik kepada kita untuk istiqomah dalam ketaatan hingga maut menjemput. Hanya Allah yang memberi taufik. Semoga Allah menerima amalan kita semua di bulan Ramadhan dan memudahkan kita untuk menyempurnakannya dengan melakukan puasa Syawal. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Sumber : http://www.kabarislam.com/puasa/lima-keutamaan-puasa-syawal



Kamis, 02 Agustus 2012

Umat Muslim Di Swedia dan Finlandia Berpuasa Hampir 24 Jam

Sungguh berat dirasakan saudara kita umat muslim yang ada di negara Swedia dan Finlandia karena harus berpuasa lebih dari 20 jam,coba bandingkan dengan puasa di Indonesia.Karena lokasi Swedia yang berdekatan dengan kutub utara maka waktu siangnya akan lebih lama dari waktu malam,fajar menyingsing pukul 01.45 dan tenggelam pukul 23.30. Di Mekah waktu puasa di mulai pukul 06.00 sampai pukul 19.00.Di Indonesia waktu puasa mulai pukul 04.30 sampai 17.45. "Saya sih ikut waktu Stockholm atau Uppsala," tutur seorang ustadz yang tinggal di Kota Lulea, Amir Alrahmi, sebagaimana dilansir Radiosweden, Rabu Rabu (1/7/2012). Kota Lulea berada dekat dengan zona Kutub Utara "Jadi saya akan berbuka sekitar pukul 21.30." kata Amir. Lain Amir, lain pula Abdul yang tinggal di kota sekitar zona Kutub Utara, Boden. Ia memakai waktu Malmo, yang kurang lebih sama dengan Uppsala. "Mau bagaimana lagi," tutur Abdul. Hal yang sama terjadi di Rovaniemi, Finlandia. Di kota itu tidak ada Subuh dan tak ada Maghrib. Bagi muslim yang berada di ujung utara Eropa, seperti saat ini matahari nyaris turun dari bawah horizon. Akibat hal ini sejumlah muslim di Swedia berusaha mencari jalan keluar penyesuaian waktu puasa. "Kami menggunakan akal sehat," kata aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat setempat, Mahmoud Said (27), pendatang asal Kenya yang tinggal di Finlandia. Selama tiga tahun terakhir di Finlandia, ia kerap mengikuti waktu negara muslim terdekat. "Di Turki, lama puasa 14-15 jam. Waktu sepanjang itu masih oke, tidak terlalu buruk," kata Said. Dia memperkirakan ada seratus muslim di Kota Rovaniemi, kebanyakan berasal dari Irak, Somalia, dan Afghanistan. Hingga kini belum ada solusi yang ampuh untuk mengurai perbedaan waktu ini. Kepala Perhimpunan Muslim Swedia, Omar Mustofa membenarkan banyak ustadz dam lembaga yang memakai beragam solusi. "Kami sedang membahas di Dewan Fatwa dan Riset Eropa," tutur Omar.



Senin, 23 Juli 2012

Makanan Yang Baik di Konsumsi Selama Puasa

Bulan Ramadhan telah datang lagi ibadah puasa kembali di jalankan umat muslim di seluruh dunia.Di Indonesia Ramadhan 1433 H kali ini terdapat perbedaan bagi kalangan Muhammadiyah sudah menjalankan ibadah puasa pada hari Jumat 20 Juli 2012,sedangkan pemerintah sendiri menetapkan bahwa puasa Ramadhan jatuh pada hari Sabtu 21 Juli 2012.Tidak perlu meresahkan perbedaan itu lebih baik kita fokus pada ibadah puasa yang akan kita jalani.

Untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama menjalankan ibadah puasa berikut ini ada beberapa makanan yang di anjurkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk menjaga stamina selama menjalankan ibadah puasa.

1. Madu.
madu
Dalam Alquran telah di sebutkan secara khusus tentang madu yaitu QS An-Nahl ayat 68-69.
"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, 'Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).' Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan."


2. Kurma,merupakan makanan yang kaya akan nutrisi berikut beberapa hadist yang menyebutkan keistimewaan kurma :
“Rasulullah saw bersabda, 'Sebaik baik kurma adalah al-barniy. Ia boleh menghilangkan penyakit dan tidak mengandungi penyakit”.(HR Ibnu Adi, Baihaqi dan Ad-Dhiya).
manfaat-buah-kurma
Rasulullah saw juga bersabda, "Rumah yang tidak ada kurma di dalamnya, maka kelaparanlah bagi penghuninya atau laparlah penghuninya". (HR Muslim dan Tirmizi).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a bahawa Rasulullah saw bersabda, "Sebaik-baik makanan sahur bagi orang mukmin adalah kurma". (HR Ibnu Hibban dan Baihaqi).

Sementara itu, keberkatan kurma 'Ajwah Madinah yaitu dapat menyembuhkan sakit dan penawar racun. Diriwayatkan dari 'Aisyah ra bahawa ia berkata, Rasulullah saw bersaba, "Pada kurma 'ajwah 'aliyah dipermulaan pagi sebelum sarapan adalah penyembuh dari setiap sihir dan racun". (HR Ahmad)

3.Bubur daging,merupakan makanan yang mudah di cerna oleh pencernaan setelah seharian berpuasa dan dapat dengan cepat memulihkan kondisi tubuh .
tsarid-bubur-daging
Keutamaan bubur daging atau disebut juga Tsarid di sebut dalam beberapa hadist
"Keutamaan 'Aisyah dibandingkan semua wanita, bagaikan keutamaan tsarid (bubur daging) atas semua makanan". (HR Muslim )

Diriwayatkan dari Salman Al-Farisi secara marfu' bahawa Nabi saw bersabda, "Keberkatan itu terdapat di dalam tiga perkara: berjamaah, tsarid (bubur daging) dan makan sahur". (Lihat Silsilah Al Hadis As Sohehah, hadis no 1045)

Diriwayatkan dari Asma binti Abu Bakar ra bahwa Apabila dirinya membuat tsarid, ia menutupinya dengan sesuatu sehingga hilang asapnya. Ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, 'Sesungguhnya Tsarid merupakan berkat yang paling besar". (HR Ahmad dan Ad-Darimi)

4. Susu,merupakan minuman yang dapat dengan cepat memulihkan kondisi tubuh sehabis puasa.Keutamaan susu juga ada dalam sebuah hadist.
susu-merupakan-minuman-yang-diberkati

Dari Aisyah ra bahawa ia mengatakan, "Apabila Rasulullah saw diberi susu, beliau bersabda, 'Betapa banyak rumah yang di dalamnya terdapat satu keberkatan atau dua keberkatan". (HR Ahmad)

5. Air ZAM ZAM,merupakan air terbaik dari semua mata air yang ada di dunia.Hal ini di sebutkan dalam hadist Nabi Muhammad SAW :
air-zamzam-merupakan-air-terbaik-di-seluruh-dunia
diriwayatkan dari Ubadah bin Shamit ra bahwa ia berkata, "Abu Dzar menuturkan dalam hadis yang panjang, lalu ia menyebutkan pertanyaan Nabi saw kepadanya, 'Sejak kapan kamu di sini?' Aku (Abu Dzar) menjawab, 'Kami di sini sejak 30 hari, siang dan malam'. Rosulullah SAW bertanya: 'Siapa yang memberikan kamu makan?' Aku menjawab, 'Tidak ada makanan padaku kecuali air zam-zam. Aku menjadi gemuk sampai perutku buncit, dan tidak aku dapati rasa lapar dalam perutku'. Lantas beliau saw bersabda, 'Sesungguhnya itu air yang diberkati, makanan yang mengenyangkan dan penyembuh penyakit'. (H/R Muslin dan At Thayalisi)

Dari Ibnu Abbas ra bahawa ia berkata: Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya sebaik-baik air yang ada di bumi adalah air zam-zam. Di dalamnya terdapat pengenyang dari segala rasa lapar dan penyembuh penyakit. Dan seburuk-buruk air yang ada di bumi adalah air yang ada di lembah Badhut daerah Hadramaut, seperti kaki serangga belalang. Kalau pagi memancar dan petang hari tidak ada airnya". (HR Thabrani dan Ad-Dhiya)

6. Zaitun,merupakan tanaman yang di berkati hal ini tersurat dalam Alquran Surat An-Nur ayat 35.
minyak-zaitun-olive-oil
Cukuplah sebagai dalil untuk kita akan keberkatan pokok zaitun sebagaimana firman Allah swt dalam Alquran surat An-Nur ayat 35.

"Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat per­umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. 24:35)

Dari Abi Usaid Al-Anshari bahawa ia berkata, Rasulullah saw bersabda, "Makanlah minyak zaitun! Sesungguhnya ia diberkati. Berlauklah dengannya dan berminyaklah dengannya! Sesungguhnya ia keluar dari pokok yang diberkati”. (H/R Ahmad, Ad Darimi dan Tirmizi)

Itulah makanan makanan yang di anjurkan Nabi untuk menjaga stamina selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan yang di kutip dari detik.com.




Minggu, 22 Juli 2012

Tips Agar Nafas Tidak Bau Selama Puasa

tips-mengatasi-bau-mulut-selama-puasa
Menjalankan ibadah puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi umat muslim.
Selama menjalankan puasa ada saja kendala yang satu ini yaitu napas bau.Berikut ada tips agar napas tidak bau selama menjalankan ibadah puasa :
  • Menyikat gigi sehabis makan sahur dan bangun tidur
  • Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang khusus (Flossing). Jangan gunakan tusuk gigi untuk mengganti benang
  • Gunakan sikat gigi untuk membersihkan lidah
  • Pakai obat kumur anti bakteri yang tidak mengandung alkohol
  • Rongga gigi harus segera ditambal untuk mencegah penumpukan sisa makanan di dalamnya
  • Membersihkan karang gigi ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali
  • Minum setidaknya 2 - 3 gelas air pada saat sahur


Dengan mengikuti saran di atas Insya Allah bau nafas akan berkurang sehingga kita nyaman menjalankan ibadah puasa.



Popular Posts