Joint Committee (JC) mengadakan pertemuan dengan PSSI dan KPSI pada hari Kamis (20/09) di Kuala Lumpur Malaysia.Rapat bertujuan membahas kisruh dualisme kompetisi di Indonesia.

Berikut bocoran hasil kesepakatan antara PSSI dengan KPSI :

Berikut bocoran hasil kesepakatan antara PSSI dengan KPSI :
- Penyatuan liga-liga yang saat ini berjalan sendiri-sendiri akan dilakukan paling lambat 2014. Saat itu, wajib hanya ada satu liga. Sementara, pihak KPSI meminta sampai 2015. Keputusan akhir mengenai tenggat yang akan dipilih diserahkan ke FIFA.
- Masalah statuta. Akan dibentuk tim masing-masing dari PSSI dan KPSI untuk menyepakati draft statuta lalu dibawa ke kongres.
- Timnas sepenuhnya di bawah kontrol PSSI sesuai statuta. Klub dan pemain wajib mengizinkan pemainnya untuk memperkuat Timnas. Jika tidak maka akan dikenakan sanksi oleh FIFA.
- Jabatan empat anggota Exco, yang sebelumnya dibekukan, akan dipulihkan segera melalui prosedur yang disahkan oleh Joint Committee.

0 komentar:
Posting Komentar