Tampilkan postingan dengan label Gunung Kidul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Kidul. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Januari 2013

Senja di Pantai Nguyahan dan Ngobaran

sunset-di-pantai-nguyahan-ngobaran
Eksotis pantai selatan di Kabupaten Gunung Kidul seperti tidak pernah habis menyajikan keindahannya.Pantai Ngobaran berada dalam satu lokasi karena jaraknya yang begitu dekat dengan Pantai Ngrenehan,dan Pantai Nguyahan.
Terletak di Desa Kanigoro,Saptosari,Gunung Kidul,Daerah Istimewa Yogyakarta dan dapat di tempuh dalam waktu 1,5 - 2 jam perjalanan melewati jalur selatan dari kota Yogyakarta.Rute yang dapat di ambil dari Yogyakarta ke selatan lewat Jl Imogiri Timur ke arah Panggang lalu ke Timur ke arah Paliyan,selanjutnya Saptosari ikuti penunjuk jalan menuju Pantai Ngrenehan.Jalan yang dilalui tergolong bagus apalagi jika Jalur Lingkar Selatan sudah jadi pasti lalulintas akan semakin lancar dan waktu tempuh bisa lebih pendek.

Dengan harga tiket Rp 6 rb untuk sepeda motor pengunjung bisa menikmati ketiga pantai nan eksotis tersebut.

Di Pantai Ngobaran pengunjung akan menemui sebuah bangunan pura yang berdiri di atas tebing di bawahnya terdapat pantai yang berdeburan ombaknya tanpa henti.
pura-pantai-ngobaran

anka-patung-di-ngobaran

patung-semar-di-ngobaran



narsis-di-atas-tebing-ngobaran

Lokasi Pantai Ngobaran memang terlalu curam karena banyak bebatuan karangnya untuk bermain air sebaiknya anda mencoba Pantai Nguyahan yang berada di sebelah barat pantai Ngobaran dan di tempuh dengan berjalan kaki saja.

Di Pantai Nguyahan ini pengunjung dapat bermain air,mencari ikan,bintang laut,landak laut,dan beraneka ragam biota laut.Tapi pengunjung harus berhati-hati dalam melangkah jangan sampai menginjak duri si landak laut karena akan menyakitkan,ada baiknya anda memakai alas kaki.

pantai-nguyahan

Hamparan pasir putihnya begitu bersih dan landai sangat cocok untuk duduk-duduk sambil menikmati matahari yang tenggelam di kala senja.
pasir-putih-pantai-nguyahan





sunset-di-pantai-nguyahan

senja-di-pantai-ngobaran



Jumat, 07 Desember 2012

Indahnya Pantai Indrayanti Gunung Kidul Yogyakarta

 Pantai Indrayanti merupakan sebuah pantai di sebelah timur Pantai Sundak  tepatnya di Dusun Ngasem,Tepus,Gunung Kidul,DIY.
Pantainya sangat panjang di penuhi dengan hamparan pasir putih nan lembut.
Nama Indrayanti sebenarnya adalah nama sebuah restoran setempat,pemerintah sendiri sudah memberi nama pantai ini dengan sebutan Pantai pulang Syawal namun nama Indrayanti lebih mengena di masyarakat.

Di Pantai Indrayanti pengunjung dapat bermain pasir dengan leluasa,bermain jetsky atau hanya sekedar duduk santai sambil menikmati deburan ombak yang tak henti-henti.
Di sini pengunjung tidak boleh membuang sampah sembarangan karena akan di kenai denda sebesar Rp 10 ribu hal ini untuk mendidik perilaku masyarakat untuk menjaga kebersihan .
Banyak gazebo dengan kosep alami (mirip rumah adat papua) yang dapat di manfaatkan pengunjung untuk melepas lelah,menikmati kuliner setempat serta jangan lupa untuk menikmati kelapa muda.

Lokasi Pantai Indrayanti jika di tempuh dari kota Yogyakarta membutuhkan 2-3 jam perjalanan dengan kondisi jalan yang mulus.

sumber : http://pesona-jogja.blogspot.com/2011/04/pantai-indrayanti-pantai-baru-di.html



Kamis, 29 November 2012

Air Terjun Sri Gethuk Oase di Tengah Bukit Kapur

Kabupaten Gunung Kidul memang kaya dengan obyek wisata baru nan eksotik.Baru-baru di perkenalkan sebuah air terjun di antara bebatuan yang di beri nama oleh penduduk sekitar air terjun Sri Gethuk.

 Lokasi wisata Sri Gethuk terletak di Desa Wisata Bleberan Kecamatan Playen Kabupaten Gunung Kidul DIY.
 Jarak tempuh dari kota Yogyakarta sekitar 40 km dengan mengikuti rute jl wonosari sampai pertigaan lapangan terbang kita mengambil ke arah Playen (belok kanan). Ikuti jalan tersebut sampai pertigaan pasar Playen, lalu ambil kiri. Ikuti jalan tersebut nantinya akan ada papan petunjuk jalan menuju Air Terjun Sri Gethuk.
Memasuki  wilayah desa Bleberan ini jalan penuh lubang bahkan saat memasuki jalan dusun Menggoran sampai area parkir air terjun jalannya bukan aspal melainkan berbatu kapur.
Untuk mencapai tempat ini Anda harus naik kendaraan melewati areal hutan kayu putih milik PERHUTANI dengan kondisi jalan yang bervariasi mulai dari aspal bagus hingga jalan makadam. Memasuki Dusun Menggoran, tanaman kayu putih berganti dengan ladang jati yang rapat.

Sesampainya di areal pemancingan yang juga berfungsi sebagai tempat parkir, terdapat dua pilihan jalan untuk mencapai air terjun. Pilihan pertama yakni menyusuri jalan setapak dengan pemandangan sawah nan hijau berhiaskan nyiur kelapa, sedangkan pilihan kedua adalah naik perahu melawan arus Sungai Oya.
 Perjalanan menuju Air Terjun Sri Gethuk pun dimulai saat mentari belum naik tinggi. Pagi itu Sungai Oya terlihat begitu hijau dan tenang, menyatu dengan keheningan tebing-tebing karst yang berdiri dengan gagah di kanan kiri sungai. Suara rakit yang melaju melawan arus sungai menyibak keheningan pagi. Sembari mengatur laju rakit, seorang pemandu menceritakan asal muasal nama Air Terjun Sri Gethuk.

Berdasarkan cerita yang dipercayai masyarakat, air terjun tersebut merupakan tempat penyimpanan kethuk yang merupakan salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro. Oleh karena itu disebut dengan nama Air Terjun Sri Gethuk.

Konon, pada saat-saat tertentu masyarakat Dukuh Menggoran masih sering mendengar suara gamelan mengalun dari arah air terjun. Tak lama perjalanan menaiki perahu suara gemuruh air terjun Sri gethuk mulai terdengar,dan akan muncul pelangi dari efek sinar matahari yang menerpa butiran-butiran kecil air terjun. Sungguh indah pemandangan di sana dan sayang kalau terlewatkan.

Tiket masuk obyek wisata: Rp. 3.000 (merupakan tiket terusan dengan Gua Rancang Kencono) Tarif naik rakit: Rp 5.000 / orang (pulang pergi) Sewa ban: Rp. 2.000 / orang

Keterangan: Wisata Air Terjun Sri Gethuk sepenuhnya dikelola oleh masyarakat Desa Bleberan.

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi Kohar (+62 853 3400 5700), Tri Harjono (+62 813 2821 6842).
Sumber :

 http://alannobita.blogspot.com/2011/09/pesona-air-terjun-sri-gethuk.html

 http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/nature-and-outdoor/sri-gethuk/